7 Ide Pekerjaan Sampingan untuk Mahasiswi

Menurut survei yang dilakukan Bankrate, generasi milenial umumnya lebih cenderung memiliki pekerjaan sampingan dibandingkan dengan orang tua dan kakek-nenek mereka. Selain itu, orang dewasa yang lebih muda mengandalkan pekerjaan sampingan untuk memberikan porsi pendapatan yang lebih besar. Sekitar 40 persen dari generasi milenial dengan pekerjaan sampingan mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan dari “sampingan” tersebut menjadi sumber pemasukan setidaknya setengah dari penghasilan bulanan mereka.

Beberapa mahasiswa memiliki alasan tersendiri ketika ditanya alasan sudah mulai bekerja di saat kebanyakan orang fokus kuliah. Seperti himpitan ekonomi atau sekadar ingin menambah uang jajan biasanya menjadi alasan utama mahasiswa. Memiliki pekerjaan sampingan dapat membuat perbedaan besar dalam anggaran bulanan terlebih mahasiswa, tetapi ada pertanyaan penting yang harus diajukan sebelum memulai.

“Akankah kesibukan pekerjaan sampingan mengganggu jadwal kuliah?”

1. Membuka usaha reselling

Sejak pandemi, banyak karyawan yang di-PHK dan memilih merintis UKM. Tidak sedikit pula dari mereka yang membuka kesempatan para reseller untuk bergabung menjadi mitra sekaligus bagian dari strategi marketing untuk menggaet lebih banyak konsumen.

WAWgirls bisa mempertimbangan usaha reselling sebagai salah satu opsi menarik pekerjaan sampingan. Selain tidak terlalu menguras waktu dan tenaga, kamu tidak perlu memikirkan produksi produk dari nol. Namun, menjadi reseller juga tidak bisa asal jual produk. WEWAW pernah membahas hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadi reseller di salah satu artikel medium WEWAW yang bisa kamu baca lebih lengkap di sini.

2. Memulai Bisnis Online Milik Sendiri

Jika WAWgirls merasa memiliki jiwa wirausaha yang tinggi dan ingin menjadi “bos” dalam pekerjaan sampingan yang ditekuni, memulai bisnis bisa menjadi cara yang tepat. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dengan adanya platform marketplace atau fitur shop di berbagai media sosial dapat memudahkan kamu untuk mulai menjajaki bisnis online. Kita bisa menjual apa pun yang dapat disesuaikan dengan produk kebutuhan pasar dan skill yang kita miliki terhadap produksi atau pengadaan barang tertentu.

Misalnya saja selama pandemi permintaan masker wajah dan barang-barang yang masuk dalam kategori sebagai dekorasi rumah meledak di pasaran. Hal-hal yang konsumen harapkan dapat menjadikan rumah mereka lebih nyaman karena semua orang menghabiskan lebih banyak waktu mereka di rumah. Dalam memulai bisnis online, WAWgirls bisa menerapkan beberapa langkah awal membangun bisnis. Kamu bisa membaca lebih jelas dari salah satu artikel WEWAW di sini.

3. Mengajar Daring

Jika WAWgirls memiliki pemahaman lebih terhadap mata pelajaran atau kemampuan di bidang tertentu seperti matematika, kimia, bahasa asing, dll, menawarkan layanan les terkadang bisa menjadi pekerjaan sampingan yang menguntungkan. Orang tua tampaknya selalu mencari cara baru untuk membantu anak mereka sukses, dan untuk itu sering kali bersedia membayar mahal untuk les.

Pekerjaan sampingan ini tidak hanya membutuhkan pengetahuan yang luas tentang mata pelajaran tertentu, namun juga kemampuan untuk mengajar. Jika menurut kamu itu merupakan sesuatu yang dapat ditangani, teliti lagi layanan bimbingan daring yang membuka jasa tutor untuk mempelajari cara mengatur tarif per jam, jadwal, dan banyak lagi. Atau WAWgirls juga bisa mulai dari menawarkan jasa tersebut dari orang-orang terdekat.

4. Menjual Kembali Pakaian Lama

Apakah kamu memiliki koleksi item pakaian yang banyak? Kamu bisa menjual beberapa barangmu di thrift shop atau membuka thrift shop pribadi. Atau temanmu yang ingin menjual pakaiannya namun terlalu sibuk? Kamu juga bisa menawarkan diri untuk mengurus usaha tersebut.

Maraknya tren thrifting yang dinilai menghemat belanja pakaian dan mengurangi limbah kain menjadi faktor yang dapat dipertimbangkan untuk memulai usaha ini. Sebelum memulai, pikirkan tentang apa yang WAWgirls ingin jual dan biayanya (seperti kemungkinan biaya pengiriman, bahan-bahan membungkus paket, dll. Atau jika ingin membuka toko fisik pertimbangkan pemilihan tempat dan biaya yang akan dikeluarkan lainnya seperti listrik, sewa tempat, dan penanganan toko lainnya.

5. Dapatkan Pekerjaan Paruh Waktu

Terkadang pekerjaan sampinganmu mungkin perlu melibatkan pekerjaan paruh waktu seperti menjadi pramusaji di restoran lokal, menjaga toko, menjadi barista, dll. WAWgirls bahkan dapat mencari pekerjaan di sekitar kampus sehingga dapat berjalan kaki ke tempat kerja dan tidak perlu khawatir tentang bensin atau biaya transportasi lainnya. Kampus juga sering memiliki portal yang didedikasikan untuk pekerjaan di kampus atau melalui ajakan dari dosen seperti menjadi asisten dosen atau melakukan penelitian bersama dosen.

6. Bergabung dengan Event Organizer

Beberapa event organizer (EO) saat ini banyak yang membuka kesempatan untuk mahasiswi menjadi bagian mereka dalam proyek tertentu, bahkan ada juga yang statusnya sebagai karyawan tetap. Posisinya pun cukup variatif, seperti MC, tim yang mengonsep acara, dll. Acara yang biasa diadakan EO misalnya pernikahan, seminar, ulang tahun, dll.

Pekerjaan sampingan di EO cukup menarik perhatian mahasiswi karena lebih sering bekerja pada akhir pekan dan tidak mengganggu jadwal perkuliahan pada umumnya.

7. Menjadi Pekerja Lepas

WAWgirls yang memiliki kemampuan tertentu seperti menulis dan desain grafis bisa menjadi pekerja lepas atau freelancer. WEWAW pernah membahas tips menjadi freelancer sukses, baca selengkapnya di sini.

Sebagai seorang freelancer, kita bisa mencari klien melalui berbagai situs penyedia jasa freelancer yang menyediakan pekerjaan berdasarkan proyek tertentu. Beberapa situs yang menjadi favorit masyarakat Indonesia yaitu fastwork.id, projects, studentjob, dll.

Kamu juga bisa terus meningkatkan kemampuan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan agar bisa “naik kelas” dan menciptakan portofolio yang lebih baik. Keuntungan dari ide pekerjaan sampingan ini dibanding yang lain yakni adanya sistem kontrak per proyek yang tidak mengikat kita dalam jangka waktu lama. Sehingga WAWgirls bisa berhenti kapan saja saat merasa lelah atau ingin istirahat tanpa harus merepotkan yang lain.

Dari berbagai ide di atas, mana yang paling menarik hati WAWgirls untuk dicoba? Kalau kamu masih belum merasa cocok atau merasa mampu melakukan pekerjaan di atas, WAWgirls bisa mulai dari mengambil klien orang-orang yang dikenal. Untuk lebih meningkatkan kapasitas melalui edukasi dan referensi dalam memulai pekerjaan baru, kamu bisa follow dan pantau Instagram @wewaw.id ya.

--

--

Women Empower Women At Work, a social community who helps Indonesia’s young women to pursue career & business ambitions.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
WEWAW Indonesia

Women Empower Women At Work, a social community who helps Indonesia’s young women to pursue career & business ambitions.