Wajib Tahu, 5 Hard Skill Paling Dicari Ini Bisa Dipelajari Secara Otodidak

Tak dapat dipungkiri bahwa pandemi telah mengubah pasar tenaga kerja Indonesia yang kini semakin gencar melakukan digitalisasi. Menurut survei dari World Economic Forum tercatat sepuluh posisi kerja yang berpotensi paling dibutuhkan perusahaan pasca pandemi nantinya. Beberapa di antaranya seperti Data Analyst & Scientist, AI Specialist, Digital Marketing, Strategy Specialist dan Renewable Energy Engineers. Kelima posisi ini tentu membutuhkan kemampuan-kemampuan tertentu yang harus dimiliki oleh para pekerja.

Jika di artikel sebelumnya, WEWAW telah membahas mengenai soft skill yang paling dicari perusahaan, kali ini WEWAW ingin membahas mengenai hard skill yang tentunya relevan dengan pasar tenaga kerja Indonesia dan paling dicari oleh perusahaan. Mengutip dari thebalancecareers.com, hard skill adalah kemampuan teknis yang berkaitan dengan suatu pekerjaan tertentu. Baik soft skill maupun hard skill, kedua skill ini sama pentingnya untuk dikuasai.

WAWgirls tak perlu khawatir karena beberapa hard skill ini bisa kamu pelajari secara otodidak. Kamu bisa mempelajarinya lewat kursus online lalu mengambil sertifikasi sebagai tanda kelayakan kamu terhadap skill tersebut. Apa saja hard skill yang dimaksud? Yuk, simak selengkapnya!

1. Pemasaran Digital

Selama sektor bisnis masih eksis, selama itu pula aktivitas pemasaran terus berjalan. Saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan secara konvensional, namun sudah merambah ke dunia digital. Merujuk dari American Association Marketing, pemasaran digital adalah sebuah usaha pemasaran suatu merek yang menggunakan saluran digital atau sosial baik itu secara online maupun offline.

Kemampuan pemasaran digital berpotensi untuk kamu berkarir di dunia pemasaran digital misalnya dengan menjadi Social Media Manager, Content Marketing Specialist, SEO Specialist atau Digital Marketing Consultant. Tentunya kemampuan pemasaran digital bisa kamu pelajari lewat berbagai kursus mulai dari gratis hingga yang berbayar. Jika WAWgirls ingin mempelajari pemasaran digital, di artikel sebelumnya WEWAW juga telah membahas mengenai rekomendasi kursus pemasaran digital online. Selengkapnya di sini.

2. Copywriting

Meski sama-sama skill menulis, content writing dan copywriting adalah dua hal yang berbeda, lho. Sederhananya, tujuan dari content writing untuk mengedukasi dan menghibur pembaca, sedangkan copywriting mengajak pembaca untuk menyetujui terhadap suatu gagasan dan mendorong pembaca melakukan tindakan tertentu. Tindakan tersebut misalnya dengan membeli barang, mengklik tautan, mendaftarkan diri, menghubungi kontak dan lainnya. Cermat membedakan kedua skill ini ya, WAWgirls!

Tentunya copywriting tidak sekadar menulis, kamu perlu melakukan riset mendalam untuk mengetahui siapa target audience, mempelajari produk yang ingin dipromosikan, membuat headline yang menarik dan lainnya.

Skill ini juga merupakan bentuk aplikasi dari skill persuasi, sebuah kemampuan untuk meyakinkan orang lain untuk mengubah sudut pandang sehingga menyetujui satu gagasan. Untuk menguasai skill copywriting kamu bisa mengikuti kursus online di Arkademi, Bizlab, Glints Academy, dan berbagai kursus online lainnya. Selain kursus online, WEWAW merekomendasikan kamu untuk mengikuti akun-akun instagram yang menyajikan konten edukatif seputar copywriting seperti @ooase_id dan @rahardjapoetra.

3. Coding dan Programming

Bagi WAWgirls yang tertarik bekerja di industri teknologi, istilah coding dan programming tentunya sudah tidak asing lagi didengar. Pada dasarnya skill coding dan programming tidak hanya dibutuhkan bagi mereka yang bekerja di industri teknologi saja, namun keduanya sangat dibutuhkan di berbagai industri, mengingat hampir seluruh pekerjaan manusia terintegrasi dalam satu sistem teknologi dan informasi. Lalu apa sebenarnya coding dan programming ini? Dan apa manfaatnya bagi perusahaan, produk atau bisnis?

Coding merupakan kegiatan menerjemahkan bahasa manusia ke bahasa mesin dengan tujuan agar komputer bisa menjalankan instruksi yang dibuat dengan baik. Salah satu jenis pekerjaan yang membutuhkan skill coding ialah Web Developer. Mulai dari perusahaan, lembaga pemerintahan, institusi pendidikan, komunitas, organisasi hingga para pemilik usaha menggunakan Web untuk memberikan informasi, menjual produk dan keperluan lainnya.

Sedangkan programming adalah kegiatan membuat set kode instruksi untuk membuat program di perangkat lunak. Kegiatan ini meliputi proses menulis, menguji, melakukan perbaikan terhadap kode yang sudah dibuat.

Adapun pekerjaan yang membutuhkan skill ini ialah Software developer, Database Developer, Hardware Engineer dan lainnya.

Apakah skill ini terlihat rumit? Tenang, kamu bisa mempelajari ilmu coding dan programming ini dengan mengikuti kursus di GitHub, BitDegree, General Assembly dan kursus online lainnya. Selain itu, kamu juga bisa mempelajarinya lewat beberapa kanal Youtube seperti, Sekolah Koding dan Codepolitan.

4. Produksi Video

Menurut riset dari We Are Social dan Hootsuite 2021, Youtube merupakan media sosial paling digemari di Indonesia dengan mencapai 93,8 persen dari total seluruh pengguna internet di Indonesia. Tak heran jika kemampuan untuk memproduksi video menjadi skill yang dibutuhkan pada saat ini. Jauh sebelum kita membahas mengenai profesi yang membutuhkan skill produksi video, barangkali bagi WAWgirls yang masih duduk di bangku SMA atau kuliah pernah mendapatkan tugas untuk membuat video. Skill untuk produksi video bisa dikatakan skill dasar yang sangat dibutuhkan dari berbagai profesi meskipun hanya untuk produksi video yang sederhana.

Tak sulit untuk bisa memulai belajar produksi video. Kamu bisa menggunakan smartphone terlebih dahulu sebelum akhirnya menggunakan kamera dan software untuk mengedit video. Ada banyak aplikasi yang bisa kamu unduh seperti Imovie, Inshot, KiniMaster dan untuk software yang bisa kamu gunakan di antaranya, Adobe Premiere Pro, Corel Videostudio, dan Filmora. Bagi WAWgirls yang menggunakan Tiktok, kamu juga bisa mengikuti akun urrofi dan kelvinkurniawan07 untuk belajar produksi video.

Itulah 5 hard skill yang dibutuhkan perusahaan dan bisa kamu pelajari secara otodidak. Meskipun begitu, bersaing dengan dengan pelamar kerja yang memiliki gelar pendidikan di bidang tersebut pastinya akan terjadi. Kamu perlu berjuang lebih keras agar bisa tampil dengan skill yang sama bagusnya atau bahkan lebih. Manfaatkan berbagai media yang selalu memberikan pembelajaran mengenai skill tersebut, dan belajar serta berdiskusilah dengan mereka yang memiliki pengalaman di bidangnya. Selamat memperkarya kemampuan, WAWgirls!

Women Empower Women At Work, a social community who helps Indonesia’s young women to pursue career & business ambitions.

Women Empower Women At Work, a social community who helps Indonesia’s young women to pursue career & business ambitions.